Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Penyebab Haid tidak Teratur dan Menstruasi tidak Lancar Pada Usia Produktif

Dr Goel Madhu, Konsultan Kandungan dari Rockland Hospital, New Delhi mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diketahui seputar periode proses menstruasi yang tidak teratur, seperti dikutip pada laman Healthmeup, berikut ini Arwini.com telah merangkup penyebab-penyebabnya:

  1. Berat Badan Turun Secara Drastis

Kondisi berat badan yang turun secara drastis akibat gangguan pola makan serius, seperti pada anorexia dan bulimia bisa menjadi penyebab menstruasi datang tidak teratur.

Sedangkan penurunan berat badan akan menyebabkan gangguan haid. Gangguan ini dipengaruhi oleh kebutuhan lemak yang berkurang saat pembentukan hormon haid.

  1. Stres Emosional

Stres emosional yang berlaru-larut akan menyebabkan perdarahan yang tida teratur.

Buang jauh-jauh pemikiran seputar deadline tugas kantor, persiapan ujian akhir semester, kehilangan pekerjaan, kehilangan orang terdekat, dsb.

Membuang aktivitas di atas bukan berarti tidak memikirkannya. Namun, kurangi apabila menimbulkan rasa stres.

Saat Anda stres maka tubuh akan memproduksi hormon stres yang akan berpengaruh pada keluarnya hormon menstruasi.

Kondisi stress yang sedang Anda alami akan berpengaruh pada Hypothalamus, padahal hytpothalamus merupakan bagian dari otak yang menjadi tempat berbagai hormon yang mengatur periode menstruasi.

Karena faktor ini, menstruasi akhirnya tidak teratur.

  1. Periode Perimenopause

Siklus yang tidak teratur juga terjadi pada periode perimenopause, yaitu periode dimana seorang wanita akan memasuki masa menopause (menstruasi berhenti).

Beberapa perubahan dalam siklus ini tidak memerlukan pengobatan, sementara perdarahan yang berat akan memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Pendarahan setelah mencapai menopause adalah suatu yang tidak normal tapi harus diselidiki.

  1. Kontrasepsi Hormonal

Berbagai bentuk kontrasepsi juga dapat mengakibatkan siklus menstruasi Anda tidak teratur.

Penggunaan pil KB, suntik KB, maupun KB hormonal dapat menyebabkan perdarahan dalam jumlah yang sedikit atau bahkan perdarahan berat.

Pemberian suntikan untuk kontrasepsi pasca melahirkan juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Selengkapnya bisa Anda baca artike kami Minum Pil  KB saat Menstruasi untuk memahami pengaruh mengkonsumsi pil tersebut.

  1. Aktivitas Berlebihan

Aktivitas yang berlebih yang menimbulkan rasa capek akan berpengaruh pada kelenjar hipotalamus, yang nantinya juga mempengaruhi hormon menstruasi.

Hal ini dapat mempengaruhi pelepasan LS dan FSH, yaitu hormon hipofisis yang memicu ovulasi (pelepasan sel telur). Ovulasi ini akan berpengaruh pada haid yang tidak lancar.

Untuk mengatasi keterlambatan menstruasi dengan penyebab ini, dapat dimulai dengan memporsi aktivitas yang menjadi prioritas utama. Kurangii jika memungkinkan, hindari jika tida merepotkan.

  1. Kehamilan

Alasan paling umum dari siklus menstruasi yang tidak teratur dalam kelompok usia reproduksi berhubungan dengan kehamilan.

Jika periode haid terlewati, tes kehamilan menjadi sebuah keharusan.

Kadang-kadang kehamilan juga bisa terjadi pada pasien perimenopause (dekat menopause).

Sementara jika perdarahan melampaui batas waktu, bisa jadi tanda dari kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

Siklus yang tidak teratur juga merupakan tanda umum yang sering terjadi pasca kehamilan.

Sementara itu, pemberian ASI juga dapat menyebabkan waktu menstrusi Anda terhambat. Hal ini normal dan tidak menjadi masalah.

  1. Gangguan Pada Organ Kandungan

Adanya kelainan pada organ kandungan (misalnya Myoma Uteri, Polip) juga bisa memberikan keluhan perdarahan di luar haid.

Hal ini bisa saja berimplikasi pada haid yang tidak normal, bahkan dapat membahayakan. Segeralah berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gangguan ini.

  1. Gangguan pada Kelenjar Tiroid

Fungsi kelenjar tiroid adalah mengatur metabolisme tubuh, sehingga ketika kelenjar ini mengalami gangguan maka dapat berpengaruh terhadap siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur.

Baca Juga :  Menyediakan Ayla Breast Care / Perawatan Payudara [Produk Terfavorit Wanita Dewasa]di Pontianak Silahkan Hubungi 082314044384 (sms/Telp/Whatsapp)

Perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebab pasti dan cara mengatasinya.

  1. Ketidakseimbangan Hormon

Hormon dikatakan seimbang jika ada kerjasama yang baik antara otak, indung telur, kelenjar di otak dan kelenjar tiroid.

Jika ada ketidakseimbangan hormon, maka hal itu bisa memicu terjadinya gangguan pada siklus menstruasi.

Beberapa hal yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon antara lain adalah kelelahan, stress, kurang istirahat, dan terlalu banyak beban pikiran.

Perhatikan aktivitas tersebut, hindari untuk menghilangkan masalah yang sedang Anda hadapi.

  1. Pil kontrasepsi

Beberapa jenis pil kontrasepsi dengan dosis rendah diketahui bisa menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur. Namun selain itu alat kontrasepsi yang lain juga bisa memicu gangguan siklus menstruasi, seperti IUD atau pun suntik KB.

Pemakaian alat kotrasepsi ini harus di bawah pengawasan dokter, sehingga tanyakan seputar apa saja dampak penggunaan alat tersebut jika Anda sedang menstruasi.

  1. Jamur atau Penyakit

Beberapa jenis penyakit bisa menjadi penyebab terjadinya siklus menstruasi yang tidak teratur, di antaranya adalah kondisi kelainan rahim, kista, maupun diabetes.

Penyakit tersebut akan semakin memperburuk kondisi tubuh bilamana tidak diatasi sesegera mungkin.

Kunjungi dokter spesialis, jika penyebab lain tidak ditemukan saat menstruasi Anda tidak lancar. Karena bisa saja hal itu dipicu oleh penyakit tertentu.

  1. Obesitas

Selain berat badan yang kurang, ternyata obesitas atau kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Bahkan, kenaikan berat badan secara signifikan adalah salah satu tanda gangguan tiroid pada wanita.

Berat badan berlebihan juga menjadi tanda ovarium polikistik (penyakit hormonal) yang memerlukan pengobatan.

Kenaikan berat badan akan menyebabkan gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia nervosa.

Untuk itu hindari makanan yang memicu penambahan berat badan secara berlebihan.

  1. Akibat Perimenopause

Pada saat wanita mengalami masa sebelum menopause, hormon di dalam tubuh menjadi tidak seimbang, dimana ketidakseimbangan progesteron menyebabkan menstruasi berlangsung secara tidak teratur dan bisa berlangsung  panjang lebih atau lebih pendek.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat membaca artikel kami persiapan wanita saat perubahan hormonal menstruasi terjadi.

  1. Adanya Kegagalan Ovarium Prematur

Kegagalan ovarium ditandai dengan gejala menstruasi yang berhenti sebelum usia 40 tahun yang bisa disebabkan oleh tindakan bedah kemoterapi, terapi radiasi pada perut atau pun panggul.

Bila hal ini terjadi, bisa saja karena hal itu dipicu oleh beberapa alasan di atas, untuk memastikannya hubungi dokter terdekat.

  1. Menarche

Kondisi menstruasi yang tidak teratur juga umum dialami ketika mengalami mentruasi pertama kali (menarche), hal ini disebabkan karena hormon yang mengontrol menstruasi sedang berproses untuk mencapai keseimbangan.

Penyebab ini masih termasuk ke dalam kategori normal.

Dengan memperhatikan beberapa penyebab haid tidak teratur maka Anda dengan mudah akan mengetahui beberapa faktor yang dapat meningkatkan kesuburan Anda.

Manfaat lain yang didapatkan yaitu Anda akan mudah menjalankan program hamil untuk kehadiran anak di dalam rumah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now ButtonTelephone kami