Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Apa fungsi Utama Poc Nasa?

Apa fungsi Utama Poc Nasa?

Kenapa harus poc nasa ?

  • Multiguna (pertanian, peternakan, perikanan)
  • Diramu dari bahan alami pilihan melalui proses alami, lengkap mengandung unsur makro, mikro, enzyme, hormone alami dan asam organic
  • Kandungan hara 1liter poc nasa setara dengan 1ton pupuk kandang
  • Mampu mengurangi pupuk makro npk hingga 25%
  • Hara sudah dalam bentuk ion sehingga mudah diserap tanaman

Poc nasa, formula khusus terutama untuk tanaman juga peternakan dan perikanan yang dibuat dari murni bahan bahan organic tanpa bahan kimia dan tanpa pengawet apapun sehingga aman bagi tumbuhan, hewan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Poc nasa formula khusus dengan fungsi multiguna sebagai berikut :

  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman serta kelestarian lingkungan/tanah (aspek k-3 : kuantitas, kualitas, kelestarian)
  • Menjadikan tanah yang keras berangsur angsur menjadi gembur
  • Melarutkan sisa sisa pupuk kimia dalam tanah sehingga dapat dimanfaatkan tanaman
  • Memberikan semua jenis unsur makro dan unsur mikro lengkap bagi tanaman
  • Dapat mengurangi jumlah penggunaan urea, sp-36, kcl 12,5% – 25%
  • Memacu pertumbuhan tanaman, merangsang pembungaan dan pembuahan serta mengurangi kerontokan bunga dan buah
  • Membantu perkembangan mikroorganisme yang bermafaat bagi tanaman
  • Membantu mengurangi serangan hama tanaman dan penyakit tanaman
  • Meningkatkan bobot unggas (ayam, bebek, dll) ternak besar (sapi, kambing dll) dan ikan serta udang
  • Meningkatkan nafsu makan ungags, ternak, ikan dan udang
  • Membantu pembentukan alami ikan dan udang

Cara Mudah Budidaya Ikan Gabus

Cara Mudah Budidaya Ikan Gabus

Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan asli Indonesia yang habitat aslinya di rawa, waduk, hingga sungai-sungai. Ikan gabus mempunyai rasa yang lezat jika dikonsumsi. Jumlah produksi ikan gabus di Indonesia masih rendah, oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan budidaya ikan gabus.

Ikan gabus mempunyai kelebihan dalam proses pemijahannya, kita hanya perlu melakukan pemijahan alami, meskipun jika kita mau, bisa dilakukan pemijahan buatan. Ikan gabus biasanya melakukan pemijahan ketika musim penghujan sekitar bulan Oktober sampai November. Cara budidaya ikan gabus, yaitu sebagai berikut:

1. Membedakan jantan dan betina

Cara membedakan jantan dan betina bisa dengan cara melihat fisik ikan gabus. Kelamin jantan ditandai dengan bentuk kepala yang lonjong dengan warna tubuhnya cukup gelap, lubang pada kelamin memerah, serta jika diurut akan mengeluarkan cairan benih. Sedangkan ciri-ciri untuk betina, yaitu memiliki kepala yang agak membulat dengan warna tubuhnya cukup terang, bentuk perutnya sedikit besar dan cenderung agak lembek jika dipegang, apabila Anda urut akan mengeluarkan telur. Sebaiknya untuk indukan jantan bobotnya harus mencapai 1 kg.

2. Proses pemijahan ikan gabus

Siapkan fiberglass atau bak beton untuk melakukan pemijahan. Ukuran bak beton, yaitu 5x3x1 meter kemudian keringkan selama 3-4 hari. Kemudian isi bak beton dengan volume air setinggi 50 cm serta biarkan air mengalir pada waktu pemijahan berlangsung. Anda bisa menutupi bak kolam dengan tanaman eceng gondok untuk membantu perangsangan pemijahan. Masukkan 30 indukan jantan dan 30 indukan betina ke dalam bak, lalu biarkan proses pemijahan berlangsung. Selama proses pemijahan, kontrol kolam setiap hari. Apabila telur sudah menetas maka akan segera mengapung di permukaan kolam. Setelah bertelur, segera ambil dengan menggunakan sekupnet halus. Telur sudah siap untuk ditetaskan. Indukan betina bisa menghasilkan telur mencapai 10.000 – 11.000 butir telur.

3. Proses penetasan telur

Proses penetasan dapat dilakukan di dalam akuarium untuk memudahkan mengontrol kondisi telur. Siapkan akuarium berukuran 60x40x40 cm, biarkan dalam kondisi kering selama 2 hari. Lalu, isi air dengan ketinggian sekitar 40 cm. Di dalam akuarium pasang 2 titik aerasi kemudian nyalakan selama proses penetasan telur, pasang juga alat pemanas hingga air mencapai suhu 28°C. Masukkan telur ikan gabus dengan kepadatan ± 4-6 butir per cm² lalu biarkan sampai menetas. Pada umumnya telur sampai menetas memerlukan waktu 24 jam. Selama 2 hari setelah larva ikan gabus menetas, Anda tidak perlu memberikan pakan karena masih mempunyai cadangan makanan.

4. Pemeliharaan larva ikan gabus

Masa pemeliharaan larva ikan gabus dimulai dari 2 hari setelah menetas sampai berusia 15 hari, Anda bisa menggunakan akuarium yang digunakan dalam proses penetasan telur dengan kepadatan 5 ekor larva per 1 liter air. Larva ikan gabus yang berusia 2 hari sebaiknya diberi makanan seperti naupli artemia, yang bisa diberikan 3x sehari. Larva ikan gabus yang berusia 5 hari diberikan pakan tambahan daphnia 3x sehari atau secukupnya. Jaga kualitas air dengan melakukan penyiponan, yaitu membuang kotoran serta sisa-sisa pakan lalu diganti menggunakan air baru sekitar 50%. Proses penyiponan bisa dilakukan paling tidak 3 hari sekali atau tergantung pada kondisi air.

5. Proses pendederan

Proses pendederan ikan gabus dilaksanakan pada kolam tanah, yaitu dengan cara:

Lakukan proses pengeringan kolam tanah (ukuran 200 m²) selama ± 5 hari;
Bersihkan kolam jika ada gulma yang mengganggu;
Buatkan kemalir dengan ukuran lebar 40 cm serta tinggi 10 cm;
Ratakan tanah pada dasar kolam;
Tebarkan kotoran ayam/puyuh pada dasar kolam dengan kisaran 5-7 karung;
Isi kolam dengan air setinggi 40 cm kemudian rendam ± 5 hari;
Tebarkan 4000 ekor larva ikan gabus ketika pagi hari;
Setelah mencapai 2 hari, berikan 1-2 kg pelet; Selanjutnya untuk memaksimalkan pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh ikan Gabus agar tidak mudah terserang penyakit maka berikanlah produk suplemen VITERNA Plus yang mengandung vitamin dan mineral lengkap serta beberapa protein. Dimana penggunaannya dengan dosis 1 tutup botol Viterna Plus dicampur 1 liter air dicampur per 3 – 5 kg pelet atau pakan ikan setiap hari 2 kali pada pemberian pakan pagi dan sore.
Panen benih bisa dilakukan apabila usia larva ikan gabus mencapai 3 minggu.
Kini, Anda bisa mulai mencoba budidaya ikan gabus secara sederhana. Semoga bisa bermanfaat. Salam sukses.

Agensia Hayati Solusi Pengendali Hama Yang Kebal Pestisida

Agensia Hayati Solusi Pengendali Hama Yang Kebal Pestisida

Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) merupakan salah satu faktor pembatas dalam peningkatan produksi pertanian. Dalam pengendalian serangan OPT tersebut seringkali kita jumpai jalan pintas yaitu dengan menggunakan pestisida kimia. Sebagaimana telah diketahui bahwa penggunaan pestisida kimia yang tidak bijaksana akan menimbulkan dampak negatif, antara lain terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan hidup. Dengan pertimbangan  dampak negatif yang kemungkinan besar akan muncul dengan penggunaan pestisida tersebut, maka perlu diupayakan teknologi pengendalian yang lebih aman dan ramah terhadap lingkungan. Hal ini sesuai dengan penerapan konsepsi Pengendalian Hama Terpadu (PHT), bahwa pengendalian OPT dilaksanakan dengan mempertahankan kelestarian lingkungan, aman bagi produsen dan konsumen serta menguntungkan bagi petani. Salah satu alternatif pengendalian adalah pemanfaatan jamur penyebab penyakit pada serangga, yaitu jamur patogen Beauveria bassiana.

Hal ini menjadi salah satu dasar PT. NASA dalam menjaga lingkungan hayati tanah yang alami dan berupaya mencari solusi bagi petani, Sehingga PT. NASA kini berinovasi dengan menyediakan kebutuhan petani berupa jamur Beauveria bassiana dalam sebuah produk bernama NATURAL BVR, yaitu berupa spora yang disediakan dalam kemasan praktis, dengan petunjuk penggunaan yang lengkap dan penyebaran produk yang luas serta merata di berbagai daerah. Selain itu metode pengaplikasian yang sederhana serta didukung sosialisasi yang intensif dari PT. NASA cukup memberi solusi bagi petani dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi.

Beberapa keunggulan Agensia Hayati  Beauveria bassiana sebagai pestisida hayati / biopestisida adalah sebagai berikut  :

  1. Selektif terhadap serangga sasaran sehingga tidak membahayakan serangga lain bukan sasaran, seperti predator, parasitoid, serangga penyerbuk, dan serangga berguna lebah madu.
  2. Tidak meninggalkan residu beracun pada hasil pertanian, dalam tanah maupun pada aliran air alami.
  3. Tidak menyebabkan fitotoksin (keracunan) pada tanaman
  4. Mudah diaplikasikan, tinggal aduk dengan air dan semprot ke seluruh bagian tanaman.

 

Beauveria bassiana / bvr sebagai biopestisida, tentu tidak mencemari dan merusak lingkungan seperti yang terjadi jika kita menggunakan pestisida kimia, keberhasilan dari insektisida biologis dari jamur ini memberikan dampak positif  yang sangat besar terhadap pengendalian serangga hama tanaman dan keselamatan lingkungan, oleh karena itu memerlukan upaya sosialisasi yang lebih intensif.

 

Mari kembali ke pestisida alami dan hayati untuk kendalikan Hama, selain efektif, juga sehat dibadan

 

Apa Manfaat Pemberian VITERNA Pada Sapi Potong?

Apa Manfaat Pemberian VITERNA Pada Sapi Potong?

Penggemukan sapi potong adalah pemeliharaan sapi dewasa dalam keadaan kurus untuk ditingkatkan berat badannya melalui pembesaran daging dalam waktu singkat(3-5bulan).untuk itu kita harus mengenali ;
1.Jenis jenis sapi potong
Beberapa jenis sapi potong yang ada di indonesia adalah ;
a.SAPI BALI.
b.SAPI ONGOLE
c.SAPI BRAHMAN
d.SAPI MADURA
eSAPI LIMAOUSIN

2.Pemilihan Bakalan;
Bakalan merupakan faktor yang penting ,karena sangat menentukan hasil akhir usaha penggemukan maka kita harus mengetauhi ciri ciri bakalan yang baik adalah;

  • Berumur diatas 2,5 tahun
  • Jenis kelamin jantan
  • Bentuk tubuh panjang
  • Tubuh kurus,tulang menonjol,tetapi tetap sehat(kurus karena kurang pakan,bukan karena sakit)
  • Pandangan mata bersinar cerah dan bulu halus
  • Kotoran normal

 

TATA LAKSANA PEMELIHARAAN.

  1. Kandang

Secara umum kandang mempunyai 2tipe yaitu kelompok dan individu .pada kandang individu,setiap sapi menempati tempatnya sendiri dengan ukuran 2,5×1.2m,tipe ini dapat memacu pertumbuhan lebih pesat.kaiau kelompok ada kelemahanya akan terjadi kompetisi

 

  1. Pakan

Sapi digolongkan hewan ruminansia,karena pencernaanya melalui 3proses,yaitu secara mekanis dalam mulut dengan bantuan air ludah,secara fermentatif dalam rumen dengan bantuan mikroba dan secara enzimatis setelah melewati rumen.

 

Penggemukan dengan mengandalkan pakan berupa hijauan saja,kurang memberikan hasil yang optimal dan membutuhkan waktu yang lama.Salah satu cara mempercepat penggemukan sapi dengan cara kombinasi konsentrat dan hijauan.Konsentrat yang digunakan adalah ;ampas bir,ampas tahu,bekatul,kulit biji kedelai dan buatan pabrik pakan.

 

Untuk menunjang pakan diatas PT.NATURAL NUSANTARA mengeluarkan suplemen khusus ternak yaitu; VITERNA Plus,POC NASA,HORMONIK. Khususnya produk VITERNA Plus menggunakan teknologi asam amino yang diciptakan dengan pedekatan fisiologis tubuh sapi yaitu dengan meneliti  berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak.VITERNA Plus mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan ternak,yaitu;

 

  • Mineral mineral sebagai penyusun tulang, darah dan berperan dalam sintetis enzim,yaitu N.P.KCa,Mg.Cl dan lainnya
  • Asam asam aminoyaitu;Arginin,HistidinLeusin Isoleusin dan lain sebagai penyusun protein
  • Vitamin lengkap yang berfungsi untuk berlangsungnya proses fisiologis tubuh yang normal dan meningkatkan ketahanan tubuh sapi dari serangan penyakit.
  • Asam asam organik esensial,diantaranya asam propionat asam asetat dan asam butirat.

 

CARA PENGGUNAKANNYA ADALAH sebagai berikut;

Campurkan 1 botol VITERNA Plus dan 1botol POC NASA  ke dalam satu wadah khusus, tambahkan 1 botol HORMONIK aduk sampai tercampur.

Selanjutnya berikan kepada ternak sapi dengan dosis 10cc per ekor/hari) dalam komboran.

 

Pendapatan Meningkat 1 Milyar dengan Supernasa Granule

Pendapatan Meningkat 1 Milyar dengan Supernasa Granule

Sudah sejak lama SUPER NASA GRANULE menjadi produk unggulan dari PT. NATURAL NUSANTARA untuk menjawab permintaan pasar akan aplikasi pupuk yang praktis. Salah satu konsumen yang telah membuktikan kehebatan pupuk ini adalah Bapak Tono Parlian Sinaga, salah seorang Estate Manager di perkebunan sawit Kurnia Agro Bungo Lestari (KABL) Muara Bungo, Jambi. “Dengan perkebunan seluas 1.800 hektar dengan kisaran per hektar terdapat 125 pohon sawit, pupuk SUPER NASA GRANULE terbukti telah menghasilkan sawit yang lebih banyak. Yaitu 8 jenjang setiap pohon dan dengan berat rata-rata 10,25 kg. Jauh berbeda dengan pohon yang tidak menggunakan produk ini, yaitu hanya sekitar 7 jejang dengan berat rata-rata 9,15 kg,” ujar Bapak Tono mantap.

Selain peningkatan jumlah jenjang buah sawit, penggunaan SUPER NASA GRANULE di perkebunan sawit Bapak Tono juga membuat daun menjadi lebih hijau dan mengkilap, ketiak pelepah pun jadi lebih terbuka serta lentur. Buah kelapa sawit juga tampak lebih cerah dengan tandan dan cangkang yang besar.
“Produk ini organik, kami bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50%, seperti NPK, Urea dan TSP. Selain mencegah kerusakan tanah, penggunaan produk NASA juga mampu menjaga kesuburan tanah,” tutur Bapak Tono.  Potensi keuntungan perkebunan yang berlipat tentu juga menjadi dampak positif yang dinanti. “Setelah menggunakan produk SUPER NASA GRANULE ini, potensi keuntungan perkebunan saya meningkat kurang lebih 1 milyar!,” tutupnya semangat.

Call Now ButtonTelephone kami